Rabu, 10 Desember 2008

Qurban




PENYEMBELIHAN QURBAN

Qurban ialah penyembelihan binatang qurban yang dilakukan pada Hari Raya Haji (selepas solat 'Idil Adhha) dan hari-hari Tasyriq iaitu ,11,12 dan 13 Zulhijjah kerana beribadah kepada Allah s.w.t. , iaitu sebagai menghidupkan syariat Nabi Allah Ibrahim a.s. yang kemudiannya disyariatkan kepada Nabi Muhammad s.a.w.
Firman Allah s.w.t. yang bermaksud:

"Dan telah Kami jadikan unta-unta itu sebahagian daripada syi'ar Allah, kamu memperolehi kebaikan yang banyak daripadanya, maka sebutlah nama Allah ketika kamu menyembelihnya dalam keadaan berdiri (dan telah diikat). Kemudian apabila telah roboh (mati), maka makanlah sebahagiannya dan beri makanlah orang yang rela dengan apa yang ada padanya (yang tidak meminta-minta) dan orang yang meminta. Demikianlah Kami telah menundukkan unta-unta itu kepada kamu, mudah-mudahan kamu bersyukur." (surah al-Haj:36)

"Maka dirikanlah solat kerana Tuhanmu dan berqurbanlah." (Surah al-Kauthar:2)

Zaid bin Arqam berkata: "Mereka telah bertanya, Wahai Rasullullah, apakah Udhhiyah (Qurban) itu? Nabi Muhammad s.a.w. menjawab: "Ia sunnah bagi bapa kamu Nabi Ibrahim." Mereka bertanya lagi: Apakah ia untuk kita? Rasulullah s.a.w. menjawab: "Dengan tiap-tiap helai bulu satu kebaikan." Mereka bertanya: "maka bulu yang halus pula? Rasullullah s.a.w bersabda yang bermaksud "Dengan tiap-tiap helai bulu yang halus itu satu kebaikan." (Riwayat Ahmad dan Ibnu Majah)

HUKUM BERQURBAN
Hukumnya Sunnat Muakkad (Sunnat yang dikuatkan) atas orang yang memenuhi syarat-syarat seperti berikut:

*Islam
*Merdeka (Bukan hamba)
*Baligh lagi berakal
*Mampu untuk berqurban

Sabda Rasullullah s.a.w yang bermaksud:

"Aku disuruh berqurban dan ia sunnat bagi kau." (Riwayat al-Turmuzi).

"Telah diwajibkan kepada ku qurban dan tidak wajib bagi kamu." (Riwayat Daruqutni)

Walaupun hukum berqurban itu sunnat tetapi ia boleh bertukar menjadi wajib jika dinazarkan. Sabda Rasullullah s.a.w yang bermaksud: "Sesiapa yang bernazar untuk melakukan taat kepada Allah, maka hendaklah dia melakukannya." (Sila Rujuk: Fiqh al-Sunnah)

PERLAKSANAAN QURBAN
*Binatang yang diqurbankan daripada jenis unta, lembu atau kerbau, kambing biasa yang berumur dua tahun, jika biri-biri telah berumur satu tahun atau telah gugur giginya sesudah enam bulan meskipun belum cukup satu tahun.
*Binatang itu disyaratkan tidak cacat, tidak buta sebelah atau kedua-duanya, kakinya tidak pincang, tidak terlalu kurus, tidak terpotong lidahnya, tidak mengandung atau baru melahirkan anak, tidak berpenyakit atau berkudis. Binatang yang hendak disembelih itu mestilah sihat sehingga kita sayang kepadanya.
*Waktu menyembelihnya sesudah terbit matahari pada Hari Raya Haji dan sesudah selesai solat 'Id dan dua khutbah pendek, tetapi afdhalnya ialah ketika matahari naik segalah pada Hari Raya Hhaji sehingga tiga hari sesuadah Hari Raya Haji (hari-hari Tastriq iaitu 11,12 dan 13 Zulhijjah)
*Daging qurban sunnat, orang yang berkorban disunnatkan memakan sedikit daging qurbannya. Pembahagian daging qurban sunnat terdapat tiga cara yang utamanya adalah mengikut urutan sepererti berikut:

1.Lebih utama orang yang berqurban mengambil hati binatang qurbannya dan baki seluruh dagingnya disedekahkan
2.Orang yang berqurban itu mengambil satu pertiga daripada jumlah daging qurban, dua pertiga lagi disedekahkannya.
3.Orang yang berqurban mengambil satu pertiga daripada jumlah daging, satu pertiga lagi disedekahkan kepada fakir miskin dan satu pertiga lagi dihadiahkan kepada orang yang mampu. Sabda Rasullullah s.a.w: "Makanlah oleh kamu sedekahkanlah dan simpanlah."


HIKMAH DAN FADHILAT

*Menghidupkan sunnah Nabi Allah Ibrahim a.s.
*Mendidik jiwa kearah takwa dan mendekatkan diri kepada Allah s.w.t.
*Mengikis sifat tamak dan mewujudkan sifat murah hati mahu berbelanja harta kejalan Allah s.w.t.
*Menghapuskan dosa dan mengharap keredhaan Allah s.w.t.
*Menjalinkan hubungan kasih sayang sesama manusia terutama antara golongan berada dengan golongan yang kurang bernasib baik.
*Akan memperolehi kenderaan atau tunggangan ketika meniti titian al-Sirat al-Mustaqim diakhirat kelak. Sabda Nabi Muhammad s.a.w. yang bermaksud: "Muliakanlah qurban kamu kerana ia menjadi tunggangan kamu dititian pada hari kiamat."




Kamera: d200
Lokasi: Masdjid Nurul Fajri, Yogyakarta

Candi Sewu



Candi Sewu merupakan peninggalan kebudayaan Buddha kedua terbesar setelah Borobudur.

Berdasarkan prasasti dan data arsitekturnya, Candi Sewu dibangun sekitar tahun 782 M–792 M, tepatnya pada masa pemerintahan Rakai Panakaran dan Rakai Panaraban (seorang raja besar Mataram kuno). Dan merajuk pada prasasti berangka tahun 714 C atau 792 M yang ditemukan pada tahun 1960 disini, nama asli Candi Sewu adalah Manjus’rigrha atau rumah Manjusri, yaitu salah satu Boddhisatwa dalam agama Buddha.

Menurut legenda rakyat setempat, seluruh candi ini berjumlah 999 dan dibuat oleh seorang tokoh sakti bernama, Bandung Bondowoso hanya dalam waktu satu malam saja, sebagai prasyarat untuk bisa memperistri dewi Roro Jonggrang. Namun keinginannya itu gagal karena pada saat fajar menyingsing, jumlahnya masih kurang satu.

Kamera: d70
Lokasi Candi Sewu

Senin, 01 Desember 2008

Pantai Kukup



Perjalanan ke Pantai Kukup dari Yogyakarta lebih kurang 3 jam.
Pantai Kukup terletak di Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari, sekitar 1 km di sebelah Timur Pantai Baron.
Pantainya landai berpasir putih dan terdapat jalan setapak yang membelah bukit sampai Pantai Baron, serta sebuah pulau karang yang dihubungkan dengan jembatan senggol dari atas Pulau karang kita dapat melihat hamparan pantai yang cukup luas dan sangat indah.

Selain itu pantai ini kaya akan biota laut dan juga terkenal dengan beragam ikan hias air laut yang sangat indah di Aquarium Laut atau yang dijajakan oleh para pedagang di sepanjang pantai. Di pantai ini juga terdapat pendopo cottege dengan fasilitas yang memadai. Sama seperti di Pantai Baron, di setiap bulan Sura di pantai ini juga diadakan Sedekah Laut.

lebih asyik jika kesana menginap karena anda dapat menikmati sunrise dan sunset,disana ada penginapan yang nyaman dan murah.....
untuk tiap kamar +- lima puluh ribu rupiah dan untuk sewa satu rumah 250 ribu rupiah terdiri 2 kamar ac.
untuk makan disana masih relatif terjangkau kantong ......




Kamera : d80
Lokasi: Pantai Kukup, Wonosari

Rabu, 19 November 2008

Bermain



Saya senang mengajak anak-anak jalan-jalan
tetapi bukan jalan-jalan di mall atau tempat bermain yang modern seperti zona games
mereka saya ajak jalan-jalan yang simple, sederhana dan murah ( karena tidak punya biaya ya, hehehe, salah satunya iya, karena saya senang alam dan arsitektur juga kehidupan manusia di dalamnya)
jalan-jalan di seputaran dekat rumah, sambil melihat kegiatan disekelilingnya juga dapat untuk bermain mereka
Mereka bermain sambil bertanya yang berguna untuk menambah memory atau perbendaharaan kata mereka, contohnya tempat mendarat pesawat apa namanya.......tempat orang naik pesawat apa namanya.... dan sebagainya
asyik....meneyenangkan......juga mengingatkan kita akan hal-hal yang kecil yang dulu pernah kita alami.....

Kamera: 350d
Lokasi: Bandara Adisucipto, Yogyakarta

kereta Api




Kendaraan masal
murah, nikmat


Kamera: D80
Lokasi: Stasiun Lempuyangan

Senin, 17 November 2008


Adek kakak atau kaka Adek
Sama Saja.......
inilah Arjunaku,
2 anak laki-laki gagah dan berani (menurutku)
membuat aku bertekuk lutut untuk selalu ingin bertemu dan bercengkerama dengan mereka.
Harapan dan usaha untuk bekal mereka menjadi anak yang Sholeh, beriman, dan pintar selalu mengiringinya......
(Do'aku selalu meyertai)
Anindya Purwandaru Cahya Wicaksana dan Satriya Ardi Cahya Bhuana
keduanya selalu mengisi hari-hariku .......

(Bapak yang selalu Bangga dengan Anaknya)

Kamera: d80
Lokasi: Candi Sambisari